Berita 1000 Kendaraan Ikuti Gebyar Boyolali Emas, Ajak Warga Bergaya Hidup Sehat



Posted on: 11 Mar 2018 Oleh Web Admin

BOYOLALI – Menerapkan pola hidup sehat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Boyolali) menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017 dan adanya Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 35 Tahun 2017. Kedua peraturan tersebut mengamanatkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang ditindak lanjuti dengan Peraturan Bupati Boyolali Nomor 36 Tahun 2017tentang Gerakan Masayarakat Hidup Sehat di Kabupaten Boyolali.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali terus menerus melakukan sosialisasi Germas ke masyarakat Boyolali secara menyeluruh. Setelah pada Jumat (9/3) lalu, Dinkes telah menggelar sosialisasi dan senam bersama dan penempelan stiker Germas di 215 kendaraan roda empat.

Hari ini, Minggu (11/3) sebanyak 1.000 kendaraan roda empat telah berjajar di lingkungan Alun-alun Kidul Boyolali pagi guna menyemarakan gelaran “Gebyar Boyolali Emas” Gerakan Bersama Masyarakat Boyolali Eling Germas. 

Ribuan kendaraan tersebut telah dipasangi stiker Germas, dan akan menjadi media sosialisasi gerakan hidup sehat ini.

Secara simbolis, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat dengan didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Boyolali menempel stiker Germas pada kendaraan dinas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali. Hal tersebut diharapkan menjadi titik awal kampanye Germas pada lini pendidikan.

Tugas Pemkab Boyolali untuk mempersiapkan generasi emas, sehingga dengan sosialisasi melalui Disdikbud, program ini lebih menyasar ke anak sekolah supaya memahami Germas.

“Ini merupakan salah satu cara untuk mengkomunikasikan Germas melalui lajur pendidikan, karena melalui lajur pendidikan akan jauh lebih tepat sasaran. Karena generasi-generasi berikutnya berada di lini pendidikan,” ungkap Wabup Said.

Menurutnya, dengan jalan membranding melalui lini pendidikan maka komunikasi lebih cepat, disamping peran serta warga masyarakat secara keseluruhan.

“Kesehatan itu perlu, maka harapan kita Kabupaten Boyolali ke depan semakin baik, sehat, produktif dan berdaya saing,” terang Wabub Said.

Senada dengan yang disampaikan oleh Wabup Said, Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina mengaku sangat mengapresi akan kegiatan Germas ini. Pihaknya mengimbau kepada semua masyarakat untuk menjaga kesehatan seperti tujuan dari Germas, yakni supaya masyarakat bisa mencegah sebelum terjadinya penyakit.

“Dengan berbagai program Germas, kita harap akan menjauhkan resiko sehingga angka orang sakit sakan turun, dan indicator kesehatan semakin membaik,” jelas wanita yang kerap disapa Lina ini.

Dalam program Gebyar Boyolali Emas, ada lima poin penting yang harus dilakukan untuk  membudidayakan gaya hidup sehat. Poin tersebut yakni, melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengkonsumsi buah dan sayur yang sehat dan bergizi, serta cek kesehatan secara berkala. Selain itu ada pula pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi usia nol sampai enam bulan, dan poin yang terakhir yakni menjauhi rokok. 

Berita

Pengumuman

Link SKPD

instagram takipçi

instagram takipçi beğeni işlemleri

instagram takipçi işlemlerinizi kolay ve güvenilir şekilde sürdürmek istiyorsanız eğer size tavsiyemiz mutlaka bu siteyi kullanınız